BABI GERAK BENDA (GERAK PADA HEWAN DAN TUMBUHAN) Oleh Wiwik S Juli 12, 2020 GERAK PADA HEWAN. Gerak hewan yang hidup di air. Air memiliki kerapatan dan gaya angkat yang lebih besar dibandingkan udara. Hewan yang hidup di air memiliki masa jenis yang lebih kecil dari lingkungannya sehingga hewan dapat melayang di air dan mengeluarkan sedikit
KompetensiDasar materi Gerak Benda dan Makhluk Hidup di Lingkungan Sekitar adalah sebagai berikut. 3.1 Menganalisis gerak pada makhluk hidup, sistem gerak pada manusia, dan upaya menjaga kesehatan sistem gerak. 3.2 Menganalisis gerak lurus, pengaruh gaya terhadap gerak berdasarkan Hukum Newton, dan penerapannya pada gerak benda dan gerak
olehSolahart Handal. Juni 13, 2021. Macam-macam Gerak Benda dan Contohnya - Apa itu gerak? Gerak adalah perubahan tempat atau posisi benda. Benda dapat bergerak karena pengaruh gaya. Pergerakan pada benda tampak bermacam-macam, Gerak pada benda dapat dikelompokkan menjadi lima macam, yaltu gerak menggelinding, gerak jatuh, gerak memantul
SistemGerak Pada Hewan - Salah satu ciri hewan dapat dikatakan sebagai makhluk hidup yaitu karena dapat bergerak dan berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain. Setiap hewan mempunyai sistem gerak yang tidak sama. Contoh burung berpindah tempat dengan mengepakkan sayapnya sehingga ia bisa terbang di udara. Sedangkan ikan bergerak dan berpindah tempat dengan []
MateriGerak benda dan makhluk hidup di kecenderungan untuk tetap mempertahankan keadaan diam atau geraknya dengan kecepatan tetap yang disebut sebagai inersia atau kelembaman benda. Contoh lain yang menunjukkan inersia benda adalah saat kita berada di dalam sebuah mobil yang sedang melaju kencang kemudian tiba-tiba di rem. Badan kita akan
. Salah satu ciri makhluk hidup adalah bergerak. Manusia dan hewan memiliki perilaku gerak yang tidak jauh berbeda. Manusia dan hewan sama-sama menunjukkan gerakan-gerakan yang mudah diamati. Jika hewan dan manusia dapat melakukan gerakan secara aktif dan berpindah tempat, gerakan pada tumbuhan sangat terbatas. Gerak pada tumbuhan dibedakan menjadi tiga macam, yaitu gerak endonom, gerak higroskopis, dan gerak esionom. Hewan bergerak dengan berbagai cara, misalnya ada hewan yang berjalan, berlari, terbang, berenang, merayap, dan lain sebagainya. Hewan bergerak untuk berbagai tujuan, antara lain untuk melindungi diri dari predator atau untuk mencari TUMBUHANTumbuhan melakukan gerakan sesuai dengan rangsang yang diperoleh. Rangsangan tersebut dapat berupa bahan kimia, suhu, gravitasi bumi, atau intensitas cahaya yang diterima. Jika kita amati dengan seksama, ternyata tumbuhan juga melakukan gerakan. Meskipun gerakan pada tumbuhan cenderung lambat, namun masih dapat diamati perbedaannya. Misalnya gerakan yang muncul pada tumbuhan putri malu. Tumbuhan putri malu akan tampak menguncup saat kita menyentuhnya. Meskipun tidak ada perpindahan tempat, namun tumbuhan putri malu tersebut masih dianggap bergerak karena gerakan pada organisme tidak selalu merupakan gerak berpindah Gerak EndonomGerak endonom adalah gerak bagian tumbuhan yang terjadi secara spontan dan tidak diketahui penyebabnya. Gerak pertumbuhan daun dan gerak rotasi sitoplasma siklosis pada sel-sel daun Hydrilla verticillata dapat diketahui dari gerak sirkulasi klorofil di dalam sel. Rangsang pada gerak endonom diduga berasal dari dalam tumbuhan itu Gerak HigroskopisGerak higroskopis adalah gerak bagian tubuh tumbuhan karena pengaruh perubahan kadar air di dalam sel sehingga terjadi pengerutan yang tidak merata. Merekahnya kulit buah-buahan yang sudah kering pada tumbuhan polong-polongan, membukanya dinding sporangium kotak spora paku-pakuan, membentang dan menggulungnya gigi-gigi peristoma pada sporangium lumut adalah contoh-contoh dari gerak Gerak EsionomGerak esionom adalah gerak tumbuhan yang disebabkan oleh adanya rangsangan dari lingkungan sekitar. Gerak esionom dapat dibedakan menjadi gerak tropisme, gerak taksis, dan gerak Gerak TropismeGerak tropisme adalah gerak tumbuhan yang arah geraknya dipengaruhi arah datangnya rangsang dari luar disebut tropisme. Jika arah gerak tumbuhan mendekati rangsang disebut gerak tropisme positif, tetapi jika arah gerak tumbuhan menjauhi rangsang disebut gerak tropisme negatif. Gerak tropisme dibagi menjadi geotropisme gravitropisme, hidrotropisme, tigmotropisme, kemotropisme, dan fototropisme heliotropisme.Gerak Geotropismeropisme atau gravitropisme adalah gerak tumbuhan yang dipengaruhi oleh gaya gravitasi bumi. Misanya pada kecambah tanaman arah gerak akar selalu menuju pusat bumi dan arah gerak tumbuh batangnya selalu tegak ke atas menjauhi pusat Hidrotropisme adalah tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsangan air. Contohnya adalah pertumbuhan akar yang selalu menuju ke sumber Tigmotropisme adalah gerak tropisme yang diakibatkan oleh rangsang berupa sentuhan dengan rambatannya baik berupa benda mati atau tumbuhan lain. Contohnya adalah gerak membelitnya ujung batang atau ujung sulur kacang panjang dan mentimun pada tempat atau heliotropisme adalah gerak tropisme tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsangan cahaya. Tumbuhan yang arah tumbuhnya mendekati sumber cahaya disebut fototropisme positif sedangkan yang menjauhi cahaya disebut fototropisme negatif. Contohnya adalah gerakan ujung batang bunga matahari yang membelok menuju ke arah datangnya cahaya fototropisme positif.Gerak Kemotropisme adalah gerak tropisme tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsangan bahan kimia. Contoh gerak kemotropisme adalah gerakan buluh serbuk sari menuju sel telur pada bakal buah karena pengaruh zat gula yang dikeluarkan oleh bakal buah zat kimia..2 Gerak TaksisGerak taksis adalah gerak pindah tempat seluruh bagian tumbuhan yang arahnya dipengaruhi oleh sumber rangsangan. Gerak taksis biasanya dilakukan oleh organisme bersel satu. Berdasarkan jenis rangsangannya, taksis dapat dibedakan menjadi kemotaksis dan adalah gerak taksis tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsangan berupa bahan kimia. Contoh kemotaksis adalah gerak spermatozoid menuju sel telur pada archegonium tumbuhan lumut dan tumbuhan paku yang bergerak karena tertarik oleh zat gula atau protein yang dihasilkan oleh adalah gerak taksis tumbuhan yang dipengaruhi rangsang berupa cahaya. contoh gerak fototaksis adalah gerak kloroplas ke sisi sel yang memperoleh nasti3 Gerak NastiNasti adalah gerak sebagian tubuh tumbuhan akibat rangsangan dari luar, tetapi arah geraknya tidak dipengaruhi oleh arah datangnya rangsang. Berdasarkan jenis rangsangannya gerak nasti dibedakan menjadi niktinasti, fotonasti, dan tigmonasti atau Niktinasi adalah gerak nasti tumbuhan akibat rangsangan dari lingkungan yang terjadin pada malam hari. Contoh niktinasi adalah menguncupnya daun tumbuhan Leguminosae kacang-kacangan menjelang petang akibat perubahan tekanan turgor pada tangkai Fotonasti adalah gerak nasti tumbuhan akibat rangsangan cahaya. Contoh gerak fotonasi adalah mekarnya bunga pukul empat Mirabilis jalapa pada sore Seismonasti atau tigmonasti adalah gerak nasti tumbuhan yang dipengaruhi oleh getaran atau sentuhan. Contoh seismonasti adalah gerak menutupnya daun putri malu Mimosa pudica saat disentuh disebut gerak Termonasti adalah gerak nasti tumbuhan dipengaruhi oleh rangsangan yang berupa suhu. Contoh gerak termonasti adalah bunga tulip selalu mekar di musim semi. Mekarnya bunga tulip tersebut disebabkan oleh suhu udara pada musim semi lebih hangat dari musim Nasti Kompleks adalah gerakan tumbuhan akibat rangsangan yang diterima lebih dari satu macam. Contoh nasti kompleks adalah gerak tumbuhan lainnya seperti gerakan membuka dan menutupnya stomata karena pengaruh kadar air, cahaya, suhu, dan zat kimia protein dan gula.2. Gerak pada HewanHewan bergerak dengan berbagai cara, misalnya ada hewan yang berjalan, berlari, terbang, berenang, merayap, dan lain sebagainya. Hewan darat bergerak menggunakan otot dan rangkanya terutama kaki, ikan bergerak menggunakan sirip, dan burung terbang menggunakan HEWANa. Gerak Hewan dalam AirAir memiliki gaya angkat yang lebih besar dibandingkan udara Tubuh hewan yang hidup di air memiliki massa jenis yang lebih kecil daripada angkat air yang besar dan masa jenis hewan yang kecil menyebabkan hewan dapat melayang di dalam air dengan mengeluarkan sedikit energiSalah satu bentuk tubuh yang paling banyak dimiliki oleh hewan air adalah bentuk torpedo. Bentuk tubuh ini memungkinkan tubuh meliuk dari kiri ke kanan. Bentuk tubuh ikan yang streamline berfungsi untuk mengurangi hambatan ketika bergerak di dalam air. Ekor dan sirip ekor yang lebar berfungsi untuk mendorong gerakan ikan dalam Gerak Hewan di UdaraTubuh hewan-hewan yang bergerak di udara memiliki gaya angkat yang besar untuk mengimbangi gaya satu upaya untuk memperbesargaya angkat dengan menggunakan sayap. Sayap burung memiliki susunan kerangka yang ringan, tulang dada dan otot yang kuat. Bentuk sayap airfoil membuat udara mengalir pada bagian atas sayap lebih cepat daripada bagian bawahnya. Saat sayap dikepakkan, udara akan mengalir kebawah. Dorongan ke bawah tersebut akan menghasilkan gaya yang berlawanan arah sehingga burung akan terangkat ke Gerak Hewan di DaratKecenderungan hewan yang hidup di darat adalah memiliki otot dan tulang yang kuat. Otot dan tulang tersebut diperlukan untuk mengatasi inersia kecenderungan tubuh untuk diam dan untuk menyimpan energi pegas elastisitas untuk melakukan berbagai aktivitas. Bayangkan bagaimana bila kita berjalan. Seorang mulai berjalan dengan mendorong lantai dengan kakinya, lantai kemudian memberikan gaya balik yang sama dan berlawanan arah pada kaki orang tersebut. Gaya inilah yang menggerakkan orang tersebut ke depan. Dengan cara yang sama, seekor burung yang terbang ke depan memberikan gaya pada udara, dan udara tersebut mendorong balik sayap burung itu ke gerak hewan dan tumbuhanDemikian ulasan tentang Materi IPA Gerak Pada Tumbuhan dan Hewan. Semoga bermanfaat.
Apakah kamu pernah melihat hewan terbang? Itu merupakan salah satu gerak pada hewan. Berdasarkan jenisnya, hewan ada yang berjalan, berenang, berlari, merayap, dan yang lainnya. Hewan bergerak untuk berbagai tujuan, antara lain melindungi diri dari predator atau untuk mencari mangsa. Sedangkan tumbuhan bergerak sesuai rangsang yang didapat. Rangsang itu seperti bahan kimia, suhu, gravitasi bumi, dan intesitas cahaya yang diterima. Kenapa kecepatan gerak hewan berbeda-beda? Lalu bagaimana tumbuhan bisa dikatakan bergerak? Mari kita simak penjelasannya secara tuntas. Daftar Isi Gerak pada Tumbuhan Gerak pada Hewan Gerak pada Tumbuhan a. Gerak Endonom Yaitu gerak yang terjadi secara spontan dan penyebabnya tidak diketahui, gerak ini tidak memerlukan rangsang dari luar. Rangsang dari gerak endonom ini diduga berasal dari tumbuhan itu sendiri. Contoh gerak rotasi sitoplasma. b. Gerak Higroskopis Yaitu gerak pada bagian tubuh tumbuhan dipengaruhi oleh perubahan kadar air di dalam sel sehingga terjadinya pengerutan yang tidak merata. Contoh peristoma pada sporangium lumut. c. Gerak Esionom Yaitu gerak yang disebabkan oleh rangsangan dari lingkungan sekitar, jenisnya terbagi menjadi tiga yaitu 1. Gerak Tropisme Gerak Tropisme yaitu arah geraknya tumbuhan dipengaruhi oleh datangnya rangsang dari luar. Jika arah geraknya mendekati rangsang dinamakan gerak tropisme positif, tetapi jika arah geraknya menjauhi rangsang dinamakan tropisme negatif. Berdasarkan jenis rangsangannya, gerak tropisme terbagi menjadi lima, yaitu Geotropisme arah gerak akar mendekati bumi, arah gerak batang menjauhi bumi, ini dipengaruhi gravitasi. Hidrotropisme pertumbuhan akar selalu menuju sumber air karena dipengaruhi rangsangan air. Tigmotropisme rangsang berupa sentuhan dan rambatan baik berupa benda mati atau tumbuhan lainnya. Kemotropisme tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsangan bahan kimia. Fototropisme tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsangan cahaya. 2. Gerak Taksis Gerak taksis adalah gerak pindah tempat seluruh bagian tumbuhan yang arahnya dipengaruhi oleh sumber rangsangan. Gerak taksis biasanya dilakukan oleh organisme bersel satu. Berdasarkan jenis rangsangannya, gerak taksis dapat dibedakan menjadi kemotaksis dan fototaksis. 3. Gerak Nasti Yaitu gerak dari sebagian tubuh tumbuhan akibat rangsangan dari luar, tetapi arah geraknya tidak dipengaruhi oleh arah datangnya rangsang. Rangsangan jenis ini dibedakan menjadi tiga, yaitu Gerak Niktinasi gerak nasti tumbuhan akibat rangsangan lingkungan yang terjadi di malam hari. Contoh daun lamtoro. Gerak Fotonasti gerak nasti tumbuhan akibat rangsangan dari cahaya. Contoh bunga pukul empat. Gerak Seismonasti gerak nasti pada tumbuhan yang dipengaruhi oleh sentuhan atau getaran. Contoh tanaman putri malu. Gerak Termonasti gerak nasti pada tumbuhan yang dipengaruhi rangsangan dari suhu. Contoh bunga tulip. Gerak pada Hewan a. Gerak Hewan dalam Air Air memiliki kerapatan yang lebih besar dibandingkan udara. Air memiliki gaya angkat yang lebih besar dibandingkan udara. Tubuh hewan yang hidup di air memiliki massa jenis lebih kecil daripada lingkungannya. Gaya angkat air yang besar dan massa jenis hewan yang kecil menyebabkan hewan dapat melayang di dalam air dengan mengeluarkan sedikit Salah satu bentuk tubuh yang dimiliki hewan air adalah bentuk torpedo. Bentuk ini memungkinkan tubuh hewan bisa meliuk dari kiri ke kanan. b. Gerak Hewan di Udara Tubuh hewan-hewan tersebut memiliki gaya angkat yang besar untuk mengimbangi gaya gravitasi. Salah satu upaya untuk memperbesar gaya angkat dengan menggunakan sayap. Prinsip yang sama diterapkan pada pesawat terbang, khususnya pada pesawat terbang bersayap bentuk airfoll. Sayap burung memiliki susunan kerangka yang ringan, tulang dada dan otot yang kuat. Bentuk sayap airfoll membuat udara mengalir pada bagian atas sayap lebih cepat daripada bawahnya. Saat sayap dikepakkan, udara akan mengalir ke bawah. Dorongan ke bawah tersebut akan menghasilkan gaya yang berlawanan gaya yang berlawanan arah sehingga burung akan terangkat ke c. Gerak Hewan di Darat Hewan yang hidup di darat memiliki otot dan tulang yang kuat. Otot dan tulang tersebut digunakan untuk mengatasi inersia kecenderungan tubuh untuk diam dan untuk menyimpan pegas elastisitas untuk melakukan berbagai aktivitas. Burung terbang memberikan gaya pada udara, kemudian udara tersebut mendorong balik sayap burung itu ke depan. Gajah dan kerbau memiliki massa tubuh yang besar, sehingga mengakibatkan berak gajah dan kerbau harus melawan intersia yang nilainya besar juga. Perbedaan struktur pada otot dan tulang hewan tersebut masing-masing hewan menyebabkan hewan tersebut dapat bergerak lebih lincah dibandingkan hewan lainnya. Sumber 1. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SMP/MTs Kelas VIII Semester 1, Jakarta Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud, 2014 hlm. 12. Pendidikan dan Kebudayaan, Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SMP/MTs Kelas VIII Semester 1, Jakarta Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud, 2014 hlm. 13.
Salah satu ciri dari makhluk hidup adalah bergerak. Bukan hanya manusia dan hewan, tumbuhan juga melakukan gerak sebagai tanggapan terhadap rangsangan yang diterimanya. Tapi, apakah kalian tahu gerap pada tumbuhan seperti apa? Tumbuhan melakukan suatu gerakan karena adanya rangsangan, tetapi gerakan yang dilakukan sangat terbatas tidak seperti manusia atau hewan. Gerak pada tumbuhan hanya dilakukan oleh bagian tertentu, misalnya akar, bagian ujung tunas, ataupun daun. Berdasarkan datangnya rangsangan, gerak pada tumbuhan dibedakan menjadi tiga, yaitu gerak endonom rangsangan yang berasal dari dalam tumbuhan, misalnya pergerakan kloroplas; gerak higroskopis rangsangan karena perubahan kadar air, misalnya tumbuhan paku; dan gerak esionom rangsangan berasal dari luar tanaman, misalnya gerak tropisme, taksis, dan nasti. Gerak Endonom Gerak endonom adalah gerak yang disebabkan oleh adanya rangsangan yang berasal dari dalam. Gerak endonom disebut juga gerak otonom atau gerak spontan, contohnya dari gerak endonom ini adalah gerak pertumbuhan dari bagian-bagian tumbuhan seperti akar, batang, daun karena akibat pengaruh dari pertumbuhan. Gerak Higroskopis Gerak higroskopis adalah gerak pada tumbuhan akibat adanya perubahan kadar air dalam sel tumbuhan, sehingga menyebabkan penyusutan yang tidak merata pada bagian sel tumbuhan. Contohnya, membukanya kotak-kotak sporangium tumbuhan paku, dan pecahnya buah polong-polongan yang kering. Gerak Esionom Gerak esionom ini merupakan gerak yang dipengaruhi rangsang dari luar tubuh atau faktor eksternal. Adapun, gerak esionom dibedakan menjadi 3, yaitu gerak tropisme, gerak taksis, dan gerak nasti. Baca juga Gerak Pada Makhluk Hidup Hewan Gerak Tropisme merupakan gerakan pada sebagian tubuh tumbuhan yang dipengaruhi oleh arah rangsangan dari luar. Jika tumbuhan mendekati rangsangan disebut tropi positif, tetapi jika tumbuhan menjauhi rangsangan disebut tropi negative. Berdasarkan jenis rangsangannya tropisme dibedakan menjadi 5 macam yaitu Fototropisme gerak karena rangsangan cahaya. Fototropisme positif berarti tumbuhan bergerak menuju cahaya, negative berarti menjauh dari cahaya. Geotropisme gerak karena rangsangan yang berupa gaya tarik bumi. Contoh geotropisme positif adalah pertumbuhan akar yang selalu menuju ke dalam tanah dan geotropism negative adalah batang tumbuh menjauhi pusat bumi. Hidrotropisme gerak rangsangan dari sumber air. Contohnya, pertumbuhan akar tanah yang selalu menuju ke sumber air. Tigmotropisme gerak dengan rangsangan berupa persinggungan. Contohnya, sulur markisa yang membelit dan batang mentimun yang membelit tanaman lain. Kemotropisme gerak pada tumbuhan dengan rangsangan berupa zat kimia. Gerak Taksis merupakan gerak seluruh tumbuhan karena adanya rangsangan dari luar. Berdasarkan rangsangannya, taksis dapat dibedakan menjadi dua yaitu Fototaksis, yaitu gerak seluruh tubuh tumbuhan dengan rangsangan berupa cahaya. Contohnya, gerak Euglena sp yang selalu mendekati cahaya. Kemotaksis, yaitu gerak seluruh tubuh tumbuhan dengan rangsangan berupa zat kimia. Contohnya, gerak spermatozoid ke arkegonium pada tumbuhan lumut. Gerak Nasti merupakan gerak dari bagian tumbuhan yang arahnya tidak bergantung pada arah datangnya rangsangan. Arah geraknya terjadi akibat perbedaan tekanan turgor, dimana tekanan turgor menyebabkan tumbuhan mengembung. Terdapat beberapa jenis gerak nasti antara lain Fotonasti gerak sebagai reaksi terhadap rangsangan berupa cahaya. Contohnya, bunga pukul empat Mirabilis Jalapa mekar setiap sore, bunga kembang sepatu yang mekar pada siang hari. Seismonasti gerak dengan rangsangan berupa sentuhan. Contohnya, gerak menutupnya daun putri malu. Niktinasi gerak tidur dari tumbuhan karena adanya rangsangan berupa gelap. Contohnya, menutupnya daun petai cina pada malam hari. Termonasti gerak karena adanya rangsangan berupa suhu. Contohnya, bunga tulip mekar jika suhu naik dan menutup jika suhu turun. Please follow and like us Kelas Pintar adalah salah satu partner Kemendikbud yang menyediakan sistem pendukung edukasi di era digital yang menggunakan teknologi terkini untuk membantu murid dan guru dalam menciptakan praktik belajar mengajar terbaik. Related TopicsGerak Pada Makhluk Hidupgerak pada tumbuhanIPA TerpaduKelas 8
February 18, 2021 2 min read Sistem Gerak pada Hewan Pada hewan vertebrata, tulang dan otot bekerjasama untuk membentuk sistem gerak. Hewan yang hidup di darat memiliki struktur tulang dan otot yang tidak terlalu berbeda dengan manusia. Namun, hewan yang hidup di udara dan di air memiliki struktur tulang yang khas. Selain itu, hewan-hewan tersebut juga memiliki struktur tambahan pada tubuhnya untuk mendukung pergerakan. Sistem Gerak Hewan yang Hidup di DaratContoh dari hewan mamalia yang hidup di darat adalah kuda. Kuda memiliki tulang-tulang kokoh dan kuat untuk menopang tubuhnya. Otot-ototnya yang elastis dan kuat yang terhubung dengan tulang-tulangnya, menyebabkan kuda dapat berlari sangat kencang dibandingkan mamalia yang lain. Pada saat kuda bergerak, maka kaki kuda paling belakang memberikan dorongan agar kuda dapat maju ke arah depan. Kencang atau lambatnya kuda berlari tergantung pada kuat atau lemahnya saat kaki belakang memberikan gerakan pada kaki belakangnya. Sistem Gerak Hewan yang Hidup di UdaraBurung merupakan contoh hewan yang beradaptasi dengan baik untuk bergerak di udara. Burung memiliki • sayap dan bulu-bulu yang berfungsi untukmengangkat tubuh buring di udara;• rangka yang ringan dan ramping atau pipih;• sistem tulang dan otot yang kuat untuk Bulu burungSelain berfungsi untuk terbang, bulu-bulu pada burung juga berfungsi untuk menahan napas sehingga tubuh burung dapat menjaga panas Tulang burungBurung memiliki struktur tulang yang beradaptasi untuk terbang. Adaptasi tulang burung adalah sebagai berikut • Burung memiliki paruh yang lebih ringan dibandingkan rahang dan gigi pada hewan mamalia;• Burung memiliki sternum tulang dada yang pipih dan luas, berguna sebagai tempat pendekatan otot terbang yang luas;• Tulang-tulang burung berongga dan ringan. Tulang-tulang tersebut sangat kuat karena memiliki struktur bersilang;• Sayap tersusun dari tulang-tulang yang lebih sedikit dibandingkan tulang-tulang pada tangan manusia. Hal ini berfungsi untuk mengurangi berat terutama ketika burung terbang;• Tulang belakang bergabung untuk memberi bentuk rangka yang padat, terutama ketika mengepakkan sayap pada saat terbang. Sistem Gerak Hewan yang Hidup di Air Contoh hewan yang bergerak di air adalah ikan. Untuk bergerak di dalam air, ikan memiliki • Bentuk tubuh yang aerodinamis untuk mengurangi hambatan di dalam air;• Ekor dan sirip ekor yang lebar untuk mendorong gerakan ikan di dalam air;• Sirip tambahan untuk mencegah gerakan yang tidak diinginkan;• Gelembung renang untuk mengatur gerakan vertikal;• Susunan otot dan tulang belakang yang fleksibel untuk mendorong ikan melawan air. Sistem Gerak pada Tumbuhan Gerakan pada tumbuhan tidak dapat diamati secara langsung, maka gerak pada tumbuhan bersifat pasif. Sistem gerak pada tumbuhan dibagi dua jenis berdasarkan ada dan tidaknya sumber rangsangan. Kedua jenis gerak tersebut adalah gerak endonom dan gerak etionom. Gerak EndonomGerak endonom merupakan gerak yang tidak dipengarungi oleh rangsangan dari luar. Gerak ini terjadi karena mekanisme yang terjadi di dalam sel tumbuhan. Contoh gerakan ini, diantaranya • Proses pecahnya bagian buah pada polong-polongan atau pun kacang-kacangan;• Proses gerak seperti terjadinya pembukaan pada bagian kotak spora atau pun sporangium, contohnya pada paku-pakuan. Gerak EtionomGerak etionom adalah gerak tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsangan. Gerak ini berbeda dengan gerak endonom sebelumnya dimana tidak di pengaruhi oleh rangsangan dari luar. Gerak etionom dapat dibedakan menjadi gerak tropisme, taksis, dan yang bergerak hanya bagian dari tumbuhan, maka disebut gerak tropisme. Jika yang bergerak seluruh bagian tumbuhan, maka disebut gerak taksis. Jika gerakannya itu tidak dipengaruhi oleh arah datangnya rangsangan, disebut gerak TropismeTropisme adalah gerak bagian tumbuhan yang arah geraknya dipengaruhi oleh arah datangnya rangsangan. Bagian yang bergerak itu misalnya cabang, daun, kuncup atau bunga. Gerak tropisme dapat dibedakan menjadi tropisme positif apabila gerak itu menuju sumber rangsangan dan tropisme negatif apabila gerak itu menjauhi sumber rangsangan. Ditinjau dari macam sumber rangsangannya, tropisme dapat dibedakan lagi menjadi fototropisme, geotropisme, hidrotropisme, kemotropisme, dan tigmotropisme. 1 FototropismeFototropisme adalah gerak bagian tumbuhan karena rangsangan GeotropismeGeotropisme adalah gerak bagian tumbuhan karena pengaruh gravitasi bumi geo = bumi.3 HidrotropismeHidrotropisme adalah gerak bagian tumbuhan karena rangsangan air hidro = air.4 KemotropismeKemotropisme adalah gerak bagian tumbuhan karena rangsangan zat TigmotropismeTigmotropisme adalah gerak bagian tumbuhan karena adanya rangsangan sentuhan pada satu sisi atau persinggungan disebut TaksisTaksis adalah gerakan seluruh tubuh atau gerak berpindah tempat bagian dari tubuh tumbuhan yang arah perpindahannya dipengaruhi rangsangan. Macam atau sumber rangsangan taksis meliputi cahaya fototaksis, zat kimia kemotaksis, dan rangsang NastiNasti adalah gerak bagian tumbuhan yang arahnya tidak dipengaruhi oleh arah datangnya rangsangan, tetapi ditentukan oleh tumbuhan itu sendiri. Gerak nasti antara lain fotonasti, niktinasti, tigmonasti seismonasti, termonasti, hidronasti, dan nasti kompleks. 1 FotonastiFotonasti adalah gerak nasti yang disebabkan oleh rangsangan NiktinastiNiktinasti nyktos = malam merupakan gerak nasti yang disebabkan oleh suasana Tigmonasti atau SeismonastiTigmonasti adalah gerakan nasti yang disebabkan oleh rangsangan sentuhan atau getaran. Contohnya adalah gerakan menutupnya daun si kejut atau putri malu Mimosa pudica jika TermonastiTermonasti adalah gerak nasti yang disebabkan oleh rangsang suhu seperti mekarnya bunga tulis dan HaptonastiHaptonasti adalah gerak nasti yang terjadi disebabkan oleh sentuhan Hidronasti atau HigronastiHidronasti adalah gerak yang terjadi terhadap keadaan air, contoh gerak menggulungnya daun padi, jika keadaan kurang Nasti KompleksNasti kompleks adalah gerakan nasti yang disebabkan oleh beberapa faktor sekaligus, seperti karbon dioksida, pH, temperatur, dan kadar kalsium. Contohnya, gerak membuka dan menutupnya stomata pada daun
Sebagai makhluk hidup hewan dan tumbuhan melakukan gerakan karena salah satu ciri makhluk hidup adalah bergerak. Manusia dan hewan memiliki perilaku gerak yang tidak jauh berbeda. Manusia dan hewan sama-sama menunjukkan gerakan-gerakan yang mudah diamati. Jika hewan dan manusia dapat melakukan gerakan secara aktif dan berpindah tempat, gerakan pada tumbuhan sangat terbatas. Gerak pada tumbuhan dibedakan menjadi tiga macam, yaitu gerak endonom, gerak higroskopis, dan gerak esionom. Hewan bergerak dengan berbagai cara, misalnya ada hewan yang berjalan, berlari, terbang, berenang, merayap, dan lain sebagainya. Hewan bergerak untuk berbagai tujuan, antara lain untuk melindungi diri dari predator atau untuk mencari mangsa. 1. Gerak pada Tumbuhan Tumbuhan melakukan gerakan sesuai dengan rangsang yang diperoleh. Rangsangan tersebut dapat berupa bahan kimia, suhu, gravitasi bumi, atau intensitas cahaya yang diterima. Jika kita amati dengan seksama, ternyata tumbuhan juga melakukan gerakan. Meskipun gerakan pada tumbuhan cenderung lambat, namun masih dapat diamati perbedaannya. Misalnya gerakan yang muncul pada tumbuhan putri malu. Tumbuhan putri malu akan tampak menguncup saat kita menyentuhnya. Meskipun tidak ada perpindahan tempat, namun tumbuhan putri malu tersebut masih dianggap bergerak karena gerakan pada organisme tidak selalu merupakan gerak berpindah tempat. a. Gerak Endonom Gerak endonom adalah gerak bagian tumbuhan yang terjadi secara spontan dan tidak diketahui penyebabnya. Gerak pertumbuhan daun dan gerak rotasi sitoplasma siklosis pada sel-sel daun Hydrilla verticillata dapat diketahui dari gerak sirkulasi klorofil di dalam sel. Rangsang pada gerak endonom diduga berasal dari dalam tumbuhan itu sendiri. b. Gerak Higroskopis Gerak higroskopis adalah gerak bagian tubuh tumbuhan karena pengaruh perubahan kadar air di dalam sel sehingga terjadi pengerutan yang tidak merata. Merekahnya kulit buah-buahan yang sudah kering pada tumbuhan polong-polongan, membukanya dinding sporangium kotak spora paku-pakuan, membentang dan menggulungnya gigi-gigi peristoma pada sporangium lumut adalah contoh-contoh dari gerak higroskopis. c. Gerak Esionom Gerak esionom adalah gerak tumbuhan yang disebabkan oleh adanya rangsangan dari lingkungan sekitar. Gerak esionom dapat dibedakan menjadi gerak tropisme, gerak taksis, dan gerak nasti. 1 Gerak Tropisme Gerak tropisme adalah gerak tumbuhan yang arah geraknya dipengaruhi arah datangnya rangsang dari luar disebut tropisme. Jika arah gerak tumbuhan mendekati rangsang disebut gerak tropisme positif, tetapi jika arah gerak tumbuhan menjauhi rangsang disebut gerak tropisme negatif. Gerak tropisme dibagi menjadi geotropisme gravitropisme, hidrotropisme, tigmotropisme, kemotropisme, dan fototropisme heliotropisme. Gerak Geotropismeropisme atau gravitropisme adalah gerak tumbuhan yang dipengaruhi oleh gaya gravitasi bumi. Misanya pada kecambah tanaman arah gerak akar selalu menuju pusat bumi dan arah gerak tumbuh batangnya selalu tegak ke atas menjauhi pusat bumi. Gerak Hidrotropisme adalah tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsangan air. Contohnya adalah pertumbuhan akar yang selalu menuju ke sumber air. Gerak Tigmotropisme adalah gerak tropisme yang diakibatkan oleh rangsang berupa sentuhan dengan rambatannya baik berupa benda mati atau tumbuhan lain. Contohnya adalah gerak membelitnya ujung batang atau ujung sulur kacang panjang dan mentimun pada tempat rambatannya. Fototropisme atau heliotropisme adalah gerak tropisme tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsangan cahaya. Tumbuhan yang arah tumbuhnya mendekati sumber cahaya disebut fototropisme positif sedangkan yang menjauhi cahaya disebut fototropisme negatif. Contohnya adalah gerakan ujung batang bunga matahari yang membelok menuju ke arah datangnya cahaya fototropisme positif. Gerak Kemotropisme adalah gerak tropisme tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsangan bahan kimia. Contoh gerak kemotropisme adalah gerakan buluh serbuk sari menuju sel telur pada bakal buah karena pengaruh zat gula yang dikeluarkan oleh bakal buah zat kimia.. 2 Gerak Taksis Gerak taksis adalah gerak pindah tempat seluruh bagian tumbuhan yang arahnya dipengaruhi oleh sumber rangsangan. Gerak taksis biasanya dilakukan oleh organisme bersel satu. Berdasarkan jenis rangsangannya, taksis dapat dibedakan menjadi kemotaksis dan fototaksis. Kemotaksis adalah gerak taksis tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsangan berupa bahan kimia. Contoh kemotaksis adalah gerak spermatozoid menuju sel telur pada archegonium tumbuhan lumut dan tumbuhan paku yang bergerak karena tertarik oleh zat gula atau protein yang dihasilkan oleh archegonium. Fototaksis adalah gerak taksis tumbuhan yang dipengaruhi rangsang berupa cahaya. contoh gerak fototaksis adalah gerak kloroplas ke sisi sel yang memperoleh cahaya. 3 Gerak Nasti Nasti adalah gerak sebagian tubuh tumbuhan akibat rangsangan dari luar, tetapi arah geraknya tidak dipengaruhi oleh arah datangnya rangsang. Berdasarkan jenis rangsangannya gerak nasti dibedakan menjadi niktinasti, fotonasti, dan tigmonasti atau seismonasti. Gerak Niktinasi adalah gerak nasti tumbuhan akibat rangsangan dari lingkungan yang terjadin pada malam hari. Contoh niktinasi adalah menguncupnya daun tumbuhan Leguminosae kacang-kacangan menjelang petang akibat perubahan tekanan turgor pada tangkai daun. Gerak Fotonasti adalah gerak nasti tumbuhan akibat rangsangan cahaya. Contoh gerak fotonasi adalah mekarnya bunga pukul empat Mirabilis jalapa pada sore hari. Gerak Seismonasti atau tigmonasti adalah gerak nasti tumbuhan yang dipengaruhi oleh getaran atau sentuhan. Contoh seismonasti adalah gerak menutupnya daun putri malu Mimosa pudica saat disentuh disebut gerak seismonasti. Gerak Termonasti adalah gerak nasti tumbuhan dipengaruhi oleh rangsangan yang berupa suhu. Contoh gerak termonasti adalah bunga tulip selalu mekar di musim semi. Mekarnya bunga tulip tersebut disebabkan oleh suhu udara pada musim semi lebih hangat dari musim dingin. Gerak Nasti Kompleks adalah gerakan tumbuhan akibat rangsangan yang diterima lebih dari satu macam. Contoh nasti kompleks adalah gerak tumbuhan lainnya seperti gerakan membuka dan menutupnya stomata karena pengaruh kadar air, cahaya, suhu, dan zat kimia protein dan gula. 2. Gerak pada Hewan Hewan bergerak dengan berbagai cara, misalnya ada hewan yang berjalan, berlari, terbang, berenang, merayap, dan lain sebagainya. Hewan darat bergerak menggunakan otot dan rangkanya terutama kaki, ikan bergerak menggunakan sirip, dan burung terbang menggunakan sayap. a. Gerak Hewan dalam Air Air memiliki gaya angkat yang lebih besar dibandingkan udara Tubuh hewan yang hidup di air memiliki massa jenis yang lebih kecil daripada angkat air yang besar dan masa jenis hewan yang kecil menyebabkan hewan dapat melayang di dalam air dengan mengeluarkan sedikit energi Salah satu bentuk tubuh yang paling banyak dimiliki oleh hewan air adalah bentuk torpedo. Bentuk tubuh ini memungkinkan tubuh meliuk dari kiri ke kanan. Bentuk tubuh ikan yang streamline berfungsi untuk mengurangi hambatan ketika bergerak di dalam air. Ekor dan sirip ekor yang lebar berfungsi untuk mendorong gerakan ikan dalam air. b. Gerak Hewan di Udara Tubuh hewan-hewan yang bergerak di udara memiliki gaya angkat yang besar untuk mengimbangi gaya satu upaya untuk memperbesargaya angkat dengan menggunakan sayap. Sayap burung memiliki susunan kerangka yang ringan, tulang dada dan otot yang kuat. Bentuk sayap airfoil membuat udara mengalir pada bagian atas sayap lebih cepat daripada bagian bawahnya. Saat sayap dikepakkan, udara akan mengalir kebawah. Dorongan ke bawah tersebut akan menghasilkan gaya yang berlawanan arah sehingga burung akan terangkat ke atas. c. Gerak Hewan di Darat Kecenderungan hewan yang hidup di darat adalah memiliki otot dan tulang yang kuat. Otot dan tulang tersebut diperlukan untuk mengatasi inersia kecenderungan tubuh untuk diam dan untuk menyimpan energi pegas elastisitas untuk melakukan berbagai aktivitas. Bayangkan bagaimana bila kita berjalan. Seorang mulai berjalan dengan mendorong lantai dengan kakinya, lantai kemudian memberikan gaya balik yang sama dan berlawanan arah pada kaki orang tersebut. Gaya inilah yang menggerakkan orang tersebut ke depan. Dengan cara yang sama, seekor burung yang terbang ke depan memberikan gaya pada udara, dan udara tersebut mendorong balik sayap burung itu ke depan.
gerak hewan gerak tumbuhan atau benda lain adalah contoh gerak